~ Berputarnya Roda Kehidupan ~
••••••••••••
Allah Swt. telah menciptakan seluruh yang ada di muka bumi ini secara berpasang-pasangan. Bukan hanya soal laki-laki dan perempuan melainkan juga soal kaya-miskin, atas-bawah, maju-mundur, menang-kalah, menangis-tertawa, naik-turun, baik-buruk, mudah-susah, sedih-bahagia dan lain sebagainya. Sebagai manusia biasa, tentunya kita semua akan mengalami serangkaian siklus kehidupan. Pepatah mengatakan, bahwa hidup adalah ibarat roda yang berputar. Setiap diri manusia akan menjalani roda kehidupannya masing-masing.
Dalam perjalanan melewati jalanan kehidupan, tentu pasti tidak serta merta mulus tanpa hambatan. Jalan raya yang buatan manusia aja juga malah dibikin berliku agar perjalanan tidak membosankan dan juga penuh perjuangan. Apalagi jalan cerita hidup manusia yang mengandung segudang pembelajaran didalamnya?
Cara atau sikap dalam menghadapi rintangan perjalanan inilah yang akan membedakan antara manusia satu dengan yang lainnya. Allah Swt menjanjikan balasan yang berlipat ganda bagi orang-orang yang senantiasa bersabar dalam menghadapi segala permasalahan yang ada. Sungguh beruntung orang-orang yang senantiasa mengharap ridho Allah dan menjalani step by step cobaan dengan sabar dan ikhlas. Terlebih kepada orang yang ridho terhadap segala apa yang ditakdirkan untuknya dan senantiasa bersyukur dengan segala nikmat yang telah diberikan Allah Swt kepadanya.
Masing-masing manusia akan bertemu dengan takdirnya sendiri. Baik ataupun buruk itu hanyalah penilaian manusia belaka. Yang harus diyakini adalah setiap hal pasti mengandung hikmah dan pembelajaran. Permasalahan yang ada merupakan sebuah proses pendewasaan. Kita tidak boleh saling menyalahkan keadaan. Yang kita butuhkan saat ini adalah saling menguatkan. Seberat apapun ujian yang kita hadapi, sesulit apapun hidup yang kita jalani, kita harus senantiasa ingat bahwa ada Allah dibalik semua ini.
(وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِی عَنِّی فَإِنِّی قَرِیبٌۖ أُجِیبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِۖ فَلۡیَسۡتَجِیبُوا۟ لِی وَلۡیُؤۡمِنُوا۟ بِی لَعَلَّهُمۡ یَرۡشُدُونَ)
Artinya : Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran. [Surat Al-Baqarah 186]
Kherr
BalasHapusSudah siap untuk perputaran selanjutnya ?
Hapus