Sebenarnya Dewasa Itu Bagaimana?
"Kamu tidak akan dewasa sebelum kamu merasa bahwa ada banyak hal untuk diungkapkan, tetapi kamu memilih untuk tidak memberi tahu siapa pun" (Kahlil Gibran)
Katanya, semakin dewasa seseoraang maka akan ada banyak hal yang di-gapapa-in. Meskipun terdengar sedikit mustahil, tapi realita yang terjadi memang begitu. Banyak orang-orang dewasa yang mulai menurunkan ego, meluaskan hati dan berdamai dengan apapun, termasuk dirinya sendiri. Berusaha fine di depan banyak orang, meski banyak cerita yang dipendam.
Sebenarnya saya kurang begitu sepakat dengan ungkapan tersebut. Memang benar, di beberapa keadaan mungkin kita tidak bisa berbagi cerita dengan orang lain. Bisa jadi itu adalah salah satu aib yang mungkin seharusnya dipendam dari orang lain. Tapi bagi saya bercerita bukanlah suatu hal yang begitu buruk. Terkadang lewat ceritalah seseorang bisa menemukan sebuah bentuk kedewasaan. Lewat berceritalah seseorang bisa mendapat sudut pandang yang lain.
Dewasa atau tidak itu bukan soal kelahiran tahun berapa, tapi dilihat dari seberapa siap dia menghadapi masalah yang ada. Tentu tidak semua manusia selalu siap menghadapi masalah, akan tetapi mental yang kuat lah yang menjadi aspek terpenting dalam kehidupan. Kita tidak bisa selamanya merengek dan menyangsikan keadaan. Kita sendiri yang harus bangkit dan merubah keadaan kita. Memang semuanya sudah ada takdir dari sang Pencipta, tapi bukan berarti kita tidak bisa mengusahakannya. Terlebih nanti hasilnya bagaimana, yang terpenting adalah setiap proses yang kita lalui dengan lapang dada.
Teruslah berjalan, raihlah semua kesempatan..
Posting Komentar untuk "Sebenarnya Dewasa Itu Bagaimana?"