Berada Pada "Antara"
"---------------------"
بين التكبر والتذلل
Antara sombong dengan rendah diri.
Jangan terlalu bersikap langit, namun juga jangan terlalu memendam diri. Bersikaplah sewajajarnya, secukupnya.
Sombong adalah penyakit hati yang sering dimiliki oleh orang-orang yang merasa memiliki suatu kelebihan. Kata sombong identik dengan kata "bangga". Ya, bangga dengan apa yang dimilikinya. Bangga atas pencapaiannya. Bangga dengan kecantikan/kegantengannya. Bangga dengan kepintarannya. Bangga dengan kekayaannya. Bangga dengan segala yang menurutnya lebih unggul jika dibandingkan dengan yang lainnya.
Islam memerintahkan bahwa kita semua tidak boleh sombong atau takabur dengan apapun yang saat ini berada pada diri kita. Pada hakikatnya, semua itu semata-mata hanyalah titipan atau amanat dari-Nya. Bisa jadi itu adalah sebuah cobaan atau ujian untuk kita. Mungkin, Allah ingin menguji kita dengan sesuatu yang berbeda dengan yang lainnya.
Dalam pepatah dikatakan, "Diatas langit masih ada langit". Kita harus sadar bahwa diatas sesuatu ada sesuatu yang lebih tinggi lagi. Diatas orang yang kaya, ada orang yang lebih kaya. Diatas orang yang lebih kaya lagi ada Allah yang Maha Kaya.
Namun, kita juga tidak boleh terlalu merendahkan diri ataupun insecure dengan apa yang kita miliki saat ini. Tak usah repot-repot jadi seperti mereka atau yang lainnya. Nikmati saja apa yang ada. Karena kita juga berhak bahagia dengan apa yang kita punya.
Jadi, beradalah pada "antara". Jangan sombong, jangan juga terlalu merendah. Biasa biasa saja. -خير الأمور أوساطها- katanya.
Jangan lupa bahagia :)
Posting Komentar untuk "Berada Pada "Antara""